Rabu, 17 Oktober 2012

Pembuatan Kontur & menghitung Volume menggunakan Autocad LDD


Menghitung Volume Overbourden (Cut & Fill) dengan LDD

Sebelum kita memulai menghitung volume,maka kita harus mempunyai data lapangan berupa data topo awal (original) dan data Progres…
Dimana data tersebut akan kita buat surfacenya…

Dan Sekarang kita mulai saja Membuka Autocad LDD..Terlebih dahulu kita membuat Project.
A.                 Membuat Project
1.                   Buka Autocad LDD nya…
2.                   Setelah terbuka kita buat Projectnya Klik file->New  dan akan terbuka New Drawing Project.
Isikan Drawing Name missal Latihan 1. Project Path-> Browse (untuk meletakan Folder Project).



















Kemudian -> Klik Create Project, akan muncul Project Detail.
Ganti Prototype menjadi default (meter), Isi Project Information Name-> missal Latihan,Dan Klik OK -> OK kemudian akan muncul Load Settings.

Pilih “m 1000 set (Metric, 1:1000)” kemudian Next
Ganti Angle Display Style-> North Azimuths -> Next

Horizontal -> 1:1000 , Vertical -> 1:100, Sheet Size -> 594x841 , Klik Next ,Kemudian Klik Finish, OK. Akan muncul ‘Creat Point Data Base’ -> OK .

B.                  Mengimport data Point
Nah Project Sudah kita buat…Tahap Selanjutnya adalah Import data yang kita miliki, Kita akan membuat Dua Surface,Dimana Surface pertama merupakan Data Topo awal (Original) dan Surface yang ke dua merupakan data progess.

Siapkan data topo awal (Original)  Urutan kolom seperti pada gambar..
Save As data tersebut missal kasih nama Topo Original, Dengan Format .txt (Tab delimited)
รจ    Save
Dan kemudian buat juga seperti diatas Data Progres yang kita miliki.Kita beri nama Progres 1 Oktober, dengan format text (tab delimited)(*.txt)









Kembali ke LDD…..
Buat layer Baru -> Layer Properties Manager-> creat new layer-> buat nama layer Point Original.
Kemudian aktifkan layer tersebut menjadi default dengan klik 2 kali,hing tanda ceklis hijau pindah ke layer Point original.



Selanjutnya
Klik Menu Points->import/Export Points->Import Points
Akan Muncul Format Manager – Import Points, tab Format Pilih PENZD(Space Delimited),
Source File -> cari File Topo Original.txt yang tadi disimpan.Open kemudian Klik OK..
Akan Muncul tab COGO database Import Option.Klik OK.
Kemudian setelah Proses selesai  Zoom Extents, maka akan muncul Point seperti gambar.

Kemudian Ke Menu Points->Edit Points->Display Properties->
ketik A pada Comand Line…akan Muncul Points Display Properties
Pada Tab Text-> Cleklis Elevation ->size Absolute Units-> Text size ganti 0.3
Pada Tab Marker -> ‘Size In absolutes units’ ganti 0.3
Klik OK.
Maka units point & text menjadi lebih kecil.


Selanjutnya kita akan mengimport Data Progres yang kita miliki….Dengan terlebih dahulu kita buat layer satu lagi dengan nama Point Progres.
cara Import sama seperti cara import data Topo Awal di atas Points->import/Export Points->Import Points->cari dimana data progress tadi disimpan..
Nah sekarang kita sudah punya dua data,”Original dan progress” dengan layer yang berbeda.

C.                  Membuat Surface & kontur
Pertama kita akan membuat Surface untuk data yang original terlebih dulu…agar tidak bingung matikan dulu layer Point Progres nya……sehingga yang muncul hanya data point originalnya.

Selanjutnya klik menu Terrain->Terain Model Exploler (TME)






Akan muncul terrain model exploler->Klik kanan pada menu Terrain->Creat New Surface
Akan muncul Surface 1 -> Klik kanan pada Point Files->Add Point from Autocad Objects ->Points







Pada command line: Select objects by (entity/layer)->ketik E enter

Select point dari kanan bawah ke atas kiri-> enter
Maka akan muncul Terain model explorer seperti gambar di bawah

Selanjutnya Klik kanan pada Surface1->Build->Ok->Done building surface->Ok







Akan muncul
Close TME
Kemudian masuk lagi ke menu terrain->Create contours-> nama Contour mayor n minor ditambah kata Original,,,seting sesuai gambar dibawah






Klik pada Style manager->Contiur Apearance->smoothing options->Add vertices->5->OK-OK
Akan muncul
Lihat pada command line-> Y -> enter







Nah Surface & Contour Data original sudah selesai…..
Sekarang tinggal buat Surface & contour data Progres…..
Matikan semua layer & nyalakan hanya layer Point Progres…..




Langkah selanjutnya sama klik menu Terrain->TME->klik kanan pada Surface->create new surface->Surface2->klik kanan Points files->Add Points from  Autocad Objects->Points
Pada Command Line Select Object  by (entity/layer) : E  kemudian enter
Select Object -> enter





Muncul TME -> klik kanan Surface 2->Build->Ok->Done building->OK->Tutup TME

Surface sudah terbuat selanjutnya Kita akan membuat gambar konturnya……
Namun sebelum kita membuat kontur pada data Progres,Sebaiknya kita membatasi/memboundary data tersebut agar lebih akurat dalam nanti Perhitungan Volume.
Trusss bagaiman caranya memboundary surface tersebut……
Chek it out…..
Pertama kita membuat Polyline secara tertutup membatasi areal progress yang di ukur.

Menu terrain->Edit surface->Srface Boundaries

Lihat pada Command Line
RemoveAll/Add (Add) :  enter
Remove all existing boundary definitions (yes/no) : Y enter
Select Boundary : select polyline yang tadi kita buat ->enter ->enter->Esc
View/review surface : Y -> enter


Nah sekarang tinggal buat konturnya... dengan nama contur mayor & minor progress dan setingan sama seperti pembuatan surface1.
 Dan hasilnya…











Sekarang kita sudah Mempunyai 2 Surfcenya.-> ganti warna layer biar lebih menarik.

D.                  Menghitung Volume
Kita sudah memiliki Dua Surface,dimana Surface1 merupakan Data Original/awal dan Surface2 merupakan data Progres…..
Langsung saja ke menu Terrain-> Select Current Stratum ,maka akan muncul Tab Define Stratum.
Isikan pada Name & Deskripsion : Misalnya “Progres 1 Oktober”
Surface1 -> Klik Select -> Pilih Surface1
Surface2 ->klik Select ->  pilih Surface2
OK.



Selanjutnya Terrain->site definition -> Site setting
Akan muncul
Ganti Precision -> 2 -> OK.
Selanjutnya Terrain->site definition -> Define Site -> lihat Perintah pada command line
Rotation Angel <0d0’0”>  -> Enter
Site Base Point : Klik Mouse di ujung kiri bawah contur
Muncul Grid M size : Isikan 1 -> Enter
                Grid N Size <1.000>: Isikan 1 -> Enter
Upper Right Corner : Klik Mouse di Ujung kanan Atas (lihat gambar diatas)
Change the size or rotation of the grid/grid squares (Yes/No) <No>: Enter
Erasing old site outline (Yes/No) <Yes> : Enter
Akan Muncul Site name : Beri nama Misal Latihan Pit 1 -> Enter











Selanjutnya ke menu Terrain -> Grid Volumes -> Calculate Total Site Volume

Akan muncul Site Volume Librarian -> pilih Latihan Pit 1 -> OK
Akan Muncul Grid Volume setting -> OK










Akan muncul Volume result Surface -> New Surface isikan missal A -> OK

Lihat pada Command Line , akan muncul Cut & Fill serta Net











Selanjutnya Terrain -> composite Volumes -> Calculate Total Site Volume

Akan Muncul Site Librarian Pilih latihan Pit 1 -> Ok -> Composite Volume Setting -> OK











Muncul Volumes Result Surface -> pada New Surface isikan nama missal B -> Ok

Maka di command line akan muncul hasinya











Selanjutnya Terrain -> Section Volumes -> Sample Sections ->
akan muncul site volume librarian -> Pilih latihan Pit 1 ->OK -> akan muncul Section Volume setting -> OK -> di command line akan tertulis complete: 100











Selanjutnya Terrain -> Section Volume -> Calculate Volume Total
Akan muncul Site Volume Librarian -> Pilih Latihan Pit 1 -> OK -> akan muncul Section Volume Setting -> OK -> Lihat di command line
Volume Calculations done. Pree any key to Continue -> Enter










Nah sekarang Tinggal kita lihat hasilnya
Terrain -> Volume Reports -> Site Report
Akan muncul site volume report -> OK -> dan akan muncul seperti di gampar bawah….
Dimana pada kolom pertama merupakan Cut, Kolom Kedua Fill, Kolom Ketiga Neto Total yang menunjukan Cut (C)

1 komentar:

  1. saya mau nanya, kalo misal kita dapet projek perhitungan volume sungai dari data batimetri di autocad gimana ya, setau saya autocad bisa hitung volume cut and fill, namun untuk hitung volume saja ane belum tau, Jadi ini projek bukan cut and fill an mainnya karena ini mau dibuat pipa dasar sungai, nah untuk itu kita perlu tau keaadaan sungai itu termasuk volumenya..
    Best Regard

    BalasHapus